Aljabar Linier
Aljabar linear adalah bidang studi matematika yang mempelajari sistem persamaan linear dan solusinya, vektor, serta transformasi linear. Matriks dan operasinya juga merupakan hal yang berkaitan erat dengan bidang aljabar linear.

Penyelesaian persamaan linier dalam bentuk matriks dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu dengan eliminasi Gauss atau dapat juga dengan cara eliminasi Gauss-Jordan. Namun, suatu sistem persamaan linier dapat diselesaikan dengan eliminasi Gauss untuk mengubah bentuk matriks teraugmentasi ke dalam bentuk eselon-baris tanpa menyederhanakannya. Cara ini disebut dengan substitusi balik.

Contoh: Diketahui persamaan linear
Jawab: Bentuk persamaan tersebut ke dalam matriks:
B1 x 1, Untuk mengubah a11 menjadi 1
B2 - 1.B1, Untuk mengubah a21 menjadi 0
B3 - 2.B1, Untuk mengubah a31 menjadi 0
B2 x 1, Untuk mengubah a22 menjadi 1
B3 + 3.B2, Untuk mengubah a32 menjadi 0
B3 x 1/3, Untuk mengubah a33 menjadi 1 (Matriks menjadi Eselon-baris)
Maka mendapatkan 3 persamaan linier baru yaitu
,
,dan 
Contoh: Diketahui persamaan linear
Jawab: Bentuk persamaan tersebut ke dalam matriks:
B2 - 2.B1
B3 - 2.B1
B3 - 3.B2
1/8.B3 dan -B2
B2 - 4.B3
B1 - 3.B3
B1 - 2.B2 (Matriks menjadi Eselon-baris tereduksi)
Maka didapatkan nilai dari
,
,dan 
Persamaan Linear dengan Matriks
Persamaan linear dapat dinyatakan sebagai matriks. Misalnya persamaan:- 3x1 + 4x2 − 2x3 = 5
- x1 − 5x2 + 2x3 = 7
- 2x1 + x2 − 3x3 = 9
Penyelesaian persamaan linier dalam bentuk matriks dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu dengan eliminasi Gauss atau dapat juga dengan cara eliminasi Gauss-Jordan. Namun, suatu sistem persamaan linier dapat diselesaikan dengan eliminasi Gauss untuk mengubah bentuk matriks teraugmentasi ke dalam bentuk eselon-baris tanpa menyederhanakannya. Cara ini disebut dengan substitusi balik.
Penyelesaian Persamaan Linear dengan Matriks (Bagian 1)
1. Bentuk Eselon-baris (M=Rumus Ideal)
Matriks dapat dikatakan Eselon-baris apabila memenuhi persyaratan berikut :- Di setiap baris, angka pertama selain 0 harus 1 (leading 1).
- Jika ada baris yang semua elemennya nol, maka harus dikelompokkan di baris akhir dari matriks.
- Jika ada baris yang leading 1 maka leading 1 di bawahnya, angka 1-nya harus berada lebih kanan dari leading 1 di atasnya.
- Jika kolom yang memiliki leading 1 angka selain 1 adalah nol maka matriks tersebut disebut Eselon-baris tereduksi
- syarat 1: baris pertama disebut dengan leading 1
- syarat 2: baris ke-3 dan ke-4 memenuhi syarat 2
- syarat 3: baris pertama dan ke-2 memenuhi syarat 3
- syarat 4: matriks di bawah ini memenuhi syarat ke 4 dan disebut Eselon-baris tereduksi
2. Operasi Eliminasi Gauss
Eliminasi Gauss adalah suatu cara mengoperasikan nilai-nilai di dalam matriks sehingga menjadi matriks yang lebih sederhana (ditemukan oleh Carl Friedrich Gauss). Caranya adalah dengan melakukan operasi baris sehingga matriks tersebut menjadi matriks yang Eselon-baris. Ini dapat digunakan sebagai salah satu metode penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan matriks. Caranya dengan mengubah persamaan linear tersebut ke dalam matriks teraugmentasi dan mengoperasikannya. Setelah menjadi matriks Eselon-baris, lakukan substitusi balik untuk mendapatkan nilai dari variabel-variabel tersebut.Contoh: Diketahui persamaan linear
Jawab: Bentuk persamaan tersebut ke dalam matriks:
Maka mendapatkan 3 persamaan linier baru yaitu
3. Operasi Eliminasi Gauss-Jordan
Eliminasi Gauss-Jordan adalah pengembangan dari eliminasi Gauss yang hasilnya lebih sederhana. Caranya adalah dengan meneruskan operasi baris dari eliminasi Gauss sehingga menghasilkan matriks yang Eselon-baris tereduksi. Ini juga dapat digunakan sebagai salah satu metode penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan matriks. Caranya dengan mengubah persamaan linear tersebut ke dalam matriks teraugmentasi dan mengoperasikannya. Setelah menjadi matriks Eselon-baris tereduksi, maka langsung dapat ditentukan nilai dari variabel-variabelnya tanpa substitusi balik.Contoh: Diketahui persamaan linear
Jawab: Bentuk persamaan tersebut ke dalam matriks:
Maka didapatkan nilai dari
Leave a Comment